Lewati ke konten
Situs informasi independen dan bukan situs resmi pemerintah.

Pemkot Bengkulu Perkuat Program GENTING, Targetkan Stunting Turun hingga Nol Kasus

0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting sepanjang 2026. Pemkot menargetkan jumlah kasus terus berkurang hingga mencapai nol kasus melalui intervensi gizi dan kolaborasi lintas sektor.

Saat ini, jumlah anak yang tercatat mengalami stunting di Kota Bengkulu sebanyak 43 orang. Pemerintah daerah optimistis angka tersebut masih dapat ditekan melalui berbagai program yang melibatkan pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat.

Program GENTING Jadi Salah Satu Andalan

Salah satu program yang terus dijalankan adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Melalui program tersebut, pejabat dan berbagai pemangku kepentingan didorong menjadi orang tua asuh bagi anak yang membutuhkan perhatian dalam penanganan stunting.

Program ini diarahkan untuk membantu memastikan kebutuhan asupan gizi dan kesehatan balita terpenuhi secara berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan. Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar penanganan anak terdampak dapat dilakukan secara menyeluruh.

Kasus Stunting Menunjukkan Penurunan

Perkembangan jumlah kasus menunjukkan tren positif. Pada Juni 2026, Pemkot Bengkulu mencatat sebanyak 143 anak mengalami stunting. Sementara data terbaru yang diberitakan pada akhir Agustus menunjukkan jumlah tersebut menjadi 43 anak.

Meski demikian, pemerintah tetap melanjutkan berbagai intervensi. Penurunan jumlah kasus tidak membuat upaya pencegahan dihentikan karena anak yang berisiko stunting juga perlu mendapatkan perhatian sejak dini.

Data sebelumnya juga menunjukkan prevalensi stunting Kota Bengkulu mengalami penurunan. Berdasarkan SSGI 2022 dan SKI 2023, prevalensinya turun dari 12,9 persen pada 2022 menjadi 6,7 persen pada 2023.

Kolaborasi Jadi Kunci Pencegahan Stunting

Pemkot Bengkulu menilai keterlibatan berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penurunan stunting.

Selain memastikan pemenuhan gizi anak, pencegahan membutuhkan perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak serta pemantauan tumbuh kembang. Karena itu, dukungan keluarga dan masyarakat juga diperlukan untuk melengkapi intervensi pemerintah.

Melalui sinergi pemerintah, pemangku kepentingan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Pemkot Bengkulu berharap jumlah kasus dapat terus ditekan sepanjang 2026.

Target akhirnya adalah mewujudkan generasi Kota Bengkulu yang lebih sehat, berkualitas, dan terbebas dari stunting.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Disclaimer kesehatan: Informasi pada situs ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari tenaga kesehatan.