Lewati ke konten
Situs informasi independen dan bukan situs resmi pemerintah.

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Kejar Target Imunisasi 2026

0 0
Read Time:2 Minute, 16 Second

BENGKULU TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian program imunisasi tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Tingkat Daerah pada Senin, 31 Agustus 2026.

Rapat menjadi forum evaluasi sekaligus penyatuan komitmen berbagai perangkat daerah. Pemerintah ingin memastikan masyarakat, terutama bayi dan anak, memperoleh pelayanan imunisasi sesuai sasaran.

Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah Tomi Marisi, Ketua TP PKK Bengkulu Tengah Damarini Rachmat, serta jajaran Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DPMD, Dinas Sosial, dan Diskominfotik.

Capaian Imunisasi Bayi Masih Perlu Ditingkatkan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah, Barti Hasibuan, memaparkan capaian program imunisasi hingga 30 Agustus 2026.

Untuk Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bayi usia 0–11 bulan, jumlah sasaran mencapai 2.487 bayi. Dari target 85 persen, sebanyak 1.126 bayi atau 45,28 persen telah mendapatkan imunisasi lengkap.

Sementara itu, IDL pada baduta usia 12–23 bulan telah menjangkau 1.170 dari 2.454 sasaran, atau 47,68 persen. Target untuk kelompok tersebut ditetapkan sebesar 75 persen.

Capaian imunisasi Wanita Usia Subur (WUS) usia 15–49 tahun juga masih membutuhkan perhatian. Dari 24.518 sasaran dengan target 71 persen, realisasinya tercatat 6.384 orang atau 26,04 persen.

Imunisasi HPV Lampaui Target

Capaian berbeda terlihat pada program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Imunisasi Campak Rubela telah diberikan kepada 1.778 dari 2.035 anak, sehingga cakupannya mencapai 87,37 persen.

Sementara imunisasi HPV mencatat capaian 1.046 anak dari sasaran 1.028 anak, atau 101,75 persen. Adapun target keseluruhan program BIAS ditetapkan sebesar 90 persen.

Data tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk menentukan program mana yang membutuhkan percepatan lebih kuat.

Puskesmas dan Posyandu Diperkuat

Pemkab Bengkulu Tengah menyepakati sejumlah strategi untuk mengejar sasaran yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Pelayanan melalui Puskesmas, Posyandu, dan jaringan fasilitas kesehatan akan diperkuat. Selain itu, petugas akan melakukan sweeping terhadap sasaran yang tertinggal atau belum memiliki status imunisasi lengkap.

Pemutakhiran dan validasi data sasaran juga menjadi perhatian. Data yang akurat diperlukan agar petugas dapat mengetahui masyarakat yang belum memperoleh pelayanan.

Edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat juga akan ditingkatkan. Sementara wilayah dengan capaian imunisasi rendah akan mendapatkan pemantauan dan evaluasi lebih khusus.

Imunisasi Butuh Dukungan Semua Sektor

Sekda Bengkulu Tengah Tomi Marisi menegaskan bahwa peningkatan cakupan imunisasi tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan.

Sektor pendidikan, pemerintahan desa, sosial, PKK hingga komunikasi publik memiliki peran untuk membantu menjangkau masyarakat. Pemerintah ingin memastikan tidak ada anak yang terlewat mendapatkan imunisasi.

Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat Bengkulu Tengah.

Pemkab bersama Dinas Kesehatan dan perangkat daerah terkait juga akan terus memperluas penyebaran informasi mengenai manfaat imunisasi. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program imunisasi 2026.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Disclaimer kesehatan: Informasi pada situs ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari tenaga kesehatan.